Ya Rabb...
Biarkanlah  ku simpul setiap doa-doa dalam istikharahku Kepada Mu tentang  rasa ini..
Agar kelak Engkau satukan hatinya dan hatiku yang kan bertaut dan bersemi indah kerana Redha mu...

Kasihku..

Dalam tiap hela nafas yang ku hembus.. Dalam tiap detik nadi yang berdenyut..
Dalam tiap detak jantung yang berdegup.. Aku akan menyayangi mu sehingga segalanya terhenti..

Pandangan mu, Senyuman mu, Derai tawa mu dan Suara mu membuat aku rindu

Terkadang hati ku gelisah memikirkan diri mu, Jiwa ku kekosongan saat kau menjauh
Sedang aku leka teringatkan mu tanpa sedar air mata jernih ku mengalir...


Hati ku kecewa saat aku tahu tentang kepalsuan cinta nya, apakah salah ku kau buat aku begini..
Hatiku kini bagai hujan gerimis yang membasahi luka hati ku...

Mungkin sesuatu yang kelihatan sederhana pada pandangan mata kita, tapi tersangat lah sakit bila kita sedar Yang sebenarnya ia meluka kan hati kita....

Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan. Mengerti apa yang tidak dijelaskan. Sebab cinta tidak Datang dari bibir, lidah atau fikiran. Tapi ia datang dari hati.


Semakin aku kerap mengejar cinta itu Semakin aku rasa cinta itu pergi jauh dari aku..
Semakin terasa sakit nya untuk memiliki cinta itu..

Biarlah keindahan itu datang pada waktu nya. Sekarang sabar lah menanti nya...

Allah melihat semua yang ku rasa. Dan mendengarkan hati ku yang selalu memanggil nama mu. Jika apa Yang ku rasa ini adalah cinta. Izinkan aku hadir dalam hati mu..

Izinkan aku mencintaimu. Mengisi kekosongan hati mu & Memiliki hati mu untuk Selamanya.

Sabarlah wahai hati Menanti waktu itu. Kerana Diri ini menanti seperti mu. Walaupun banyak ujian yang Harus ku lalui. Yakin lah, Semua yang TERBAIK akan datang TETAP pada WAKTU nya..

Hati yang terluka akan ku biar ia terluka sehingga menemukan penawar nya tanpa aku sedari akan kehadiran nya..
Terkadang aku keliru tentang cinta mu kepada ku. Terasa menjadi permainan dalam kehidupan mu.
Siapakah aku dalam hati mu. Adakah cinta yang kau berikan pada ku ini cinta palsu mu. Bagaimana untuk Aku memiliki cinta tulus mu itu..Berbicara la wahai sang kasih..

Semoga kita bertemu lagi wahai Sang Mentari. Dan cepat la datang wahai Sang Rembulan. Menanti tanpa Sendiri.. Mengharap kan Si Dia datang membawa seutai senyuman buat ku..

Kalau duri itu tajam. Tajam lagi liku perjalanan hidup ku. Selagi nyawa dipinjam kan tuhan akan ku tempuhi Ranjau yang berduri ini. Bukan kehidupan nama nya andai kita tak lari dari masalah. Hadapi dengan Senyuman Jalani dengan tabahan.

Saat aku tertawa mereka tersenyum melihat gembiranya aku, tapi apakah mereka tahu isi hati ku?

Pernahkah ada di hatimu terfikir satu harapan untuk hidup selamanya bersama ku? Andai dirimu berada Disini untuk membuka kembali jalan cinta kerana ilahi. Ada rasa rindu disana yang mengisi relung hati. Adakah rindu di hati mu seperti hati yang ku rasa kan?





No comments:

Post a Comment