Dia muncul bagaikan cahaya
Tapi membuaku buta
Dia bernyanyi seprti desir pasir yang lembut
Tapi membuatku tak lagi bisa mendengar
Dia memang indah dan menawan
Tapi tersa sakit bila ku teringat padanya
Mengapa harus begini yang ku rasakan

Kalau cinta mampu berbicara
Mungkin sukam rindu yang ku beri
Mampu kau fahami butirnya
Kalau cinta mampu bernada
Mungkin pedih yang melarat
Bisakah kau sekat dari hadirnya
Kalau cinta itu santun kata
Maka biarkan kita berpantun
Dengan madah penuh tanda tanya
Dan
Kalau cinta itu adalah luka
Maka biar kering segalanya
Hingga tinggal parut tak tersisa

No comments:

Post a Comment